Latest Post
Showing posts with label EKONOMI. Show all posts
Showing posts with label EKONOMI. Show all posts

KEBUTUHAN MANUSIA

Apabila kita amati kegiatan di pagi hari, kita melihat hampir seluruh warga masyarakat berangkat menuju tempat kerja untuk mencari nafkah guna memenuhi kebutuhan keluarganya.
Coba Anda amati! Pegawai menuju ke kantor, pedagang ke pasar, ke toko atau siap menjajakan dagangannya, petani membajak sawah, dan banyak lagi kegiatan masyarakat lain. Nah! Sekarang tentunya Anda menjawab untuk apa mereka bekerja, apa yang mereka cari?
Benar! Mereka sibuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk hidup pantas, memang banyak sekali yang kita butuhkan. Tentunya tidak hanya makanan, pakaian, tempat tinggal, masih banyak lagi yang lain, misalnya: buku, obat-obatan, alat transportasi, TV dan lain-lain. Coba Anda pikirkan, apa saja yang Anda perlukan untuk hidup Anda?
Apakah semua kebutuhan hidup itu dapat Anda penuhi? Tentu tidak. Inti masalah ekonomi: Kebutuhan hidup manusia itu banyak sekali dan Kebutuhan manusia banyak beraneka ragam, sedangkan barang dan jasa sebagai dan beraneka ragam, alat pemuas kebutuhan sangat terbatas. Kenyataan sedang pemuas kebutuhan inilah yang menjadi inti masalah ekonomi. terbatas.
keluarga, perusahaan, atau negara. Pokok persoalannya adalah: bagaimanakah dengan sumber-sumber yang terbatas, manusia dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam.
Kebutuhan senantiasa menampakkan dirinya sebagai suatu perasaan kekurangan yang menimbulkan keinginan untuk dipenuhi. Apa yang terjadi pada saat Anda lapar dan haus? Kebutuhan:
Tentunya Anda punya keinginan untuk makan dan Perasaan kekurangan yang minum. Demikian pula perasaan keinginan/kebutuhan menimbulkan keinginan Anda terhadap pakaian, tempat tinggal, radio, TV, untuk dipenuhi.
kendaraan, dan sebagainya.
2. Macam-macam Kebutuhan
Kebutuhan manusia banyak dan beraneka ragam, bahkan tidak hanya beraneka ragam tetapi bertambah terus tidak ada habisnya. Satu kebutuhan telah Anda penuhi, tentu akan datang lagi kebutuhan yang lainnya.
Namun demikian, kita dapat menggolongkan kebutuhan-kebutuhan sebagaimana bagan berikut ini:
a. Kebutuhan menurut intensitasnya
Kebutuhan ini dipandang dari urgensinya, atau mendesak tidaknya suatu kebutuhan.
Kebutuhan ini dikelompokkan menjadi tiga: kebutuhan primer, kebutuhan sekunder,
dan kebutuhan tertier.
  • Kebutuhan Primer : kebutuhan ini mutlak harus dipenuhi agar kita tetap hidup,
    seperti kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat tinggal,
    dsb.
  • Kebutuhan Sekunder : kebutuhan ini disebut juga kebutuhan kultural, kebutuhan
    ini timbul bersamaan meningkatnya peradaban manusia
    seperti:
    -ingin makan enak
    -ingin pakaian yang lebih bagus
    -ingin perabotan lebih bagus
    -nonton film, pentas seni, dsb.
  • Kebutuhan Tertier : kebutuhan ini ditujukan untuk kesenangan manusia, seperti kebutuhan akan perhiasan, mobil mewah, rumah mewah, dsb.
Dewasa ini banyak barang yang semula dipandang mewah, sekarang telah digolongkan menjadi kebutuhan sekunder, seperti: pesawat TV, telepon, dan komputer. Demikian juga untuk pendidikan dan kesehatan telah digolongkan menjadi kebutuhan primer, mengingat kebutuhan ini sangat mendesak dan penting bagi kehidupan manusia.
b. Kebutuhan menurut sifatnya
Kebutuhan ini dibedakan menurut dampak atau pengaruhnya terhadap jasmani dan
rohani.
  • Kebutuhan jasmani, contohnya: makanan, pakaian, tempat tinggal, dsb.
  • Kebutuhan rohani, contohnya: musik, menonton bola, ibadah, dsb.
c. Kebutuhan menurut waktu
Kebutuhan ini dibedakan menurut waktu sekarang dan waktu masa yang akan datang. Kebutuhan sekarang, adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga, seperti: makan di saat lapar, atau obat-obatan pada saat sakit. Kebutuhan masa depan, yaitu pemenuhan kebutuhan yang dapat ditunda untuk waktu yang akan datang, misalnya: tabungan hari tua, asuransi kesehatan, dsb.
d. Kebutuhan menurut wujud
Kebutuhan ini meliputi kebutuhan material, yaitu kebutuhan berupa barang-barang yang dapat diraba dan dilihat. Misalnya: buku, sepeda, radio, dsb.
e. Kebutuhan menurut subyek
Kebutuhan ini dibedakan menurut pihak-pihak yang membutuhkan. Kebutuhan ini meliputi: kebutuhan individu, yaitu kebutuhan yang dapat dilihat dari segi orang yang membutuhkan, misalnya: kebutuhan petani berbeda dengan kebutuhan seorang guru. Kebutuhan masyarakat, disebut juga kebutuhan kolektif atau kebutuhan bersama, yaitu alat pemuas kebutuhan yang digunakan bersama, misalnya: telepon umum, jalan umum, WC umum, rasa aman, dsb.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi Kebutuhan
Sekarang coba Anda pikirkan! Mengapa kebutuhan bagi setiap orang berbeda-beda? Banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan.

Keadaan alam mengakibatkan perbedaan kebutuhan. Orang yang tinggal di daerah kutub yang luar biasa dingin membutuhkan pakaian tebal untuk menahan hawa dingin yang serasa menggigit tulang. Sedangkan kita yang tinggal di daerah tropis cukup memakai pakaian tipis.

Tampaknya keadaan alam mendorong manusia membutuhkan barang-barang yang
sesuai dengan kondisi alam di tempat yang bersangkutan.
Cobalah bandingkan, kebutuhan orang yang tinggal di daerah pegunungan dengan
kebutuhan orang yang tinggal di daerah pantai!
Peradaban baru juga berpengaruh terhadap kebutuhan. Makin tinggi peradaban, makin
tinggi pula kualitas barang yang dibutuhkan.
Tentunya Anda pernah belajar sejarah! Coba Anda amati kebutuhan pada masa primitif,
dan bandingkan dengan kondisi masyarakat kita yang sudah mengenal peradaban yang
lebih tinggi.
Kebutuhan masyarakat primitif lebih menekankan kebutuhan primer, kebutuhan itu pun
dipenuhi secara sederhana. Untuk makanan misalnya, mereka hanya tinggal memungut
dari hutan atau sekitar tempat tinggalnya.
Bagaimana dengan Anda?
Seiring dengan kemajuan peradaban, daftar kebutuhan semakin meningkat. Dahulu belum terpikir radio dan televisi itu penting. Bagaimana dengan sekarang? Rasanya hidup kurang lengkap tanpa radio, TV, buku, mode pakaian, dsb.

Adat istiadat dan tradisi masyarakat berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat. Misalnya tradisi upacara perkawinan, tradisi mudik lebaran, dsb. Untuk kegiatan itu tentunya juga akan berpengaruh terhadap aneka ragam kebutuhan.
4. Alat Pemuas Kebutuhan
Setelah kita amati ternyata kebutuhan manusia itu banyak dan beraneka ragam. Bagaimana dengan Anda? Apa saja yang Anda perlukan? Cobalah dihitung!
Alat-alat pemuas kebutuhan seperti perlatan rumah tangga, sepatu, sepeda, pakaian, yang Anda butuhkan itu dalam ilmu ekonomi disebut barang, sedangkan pelayanan listrik, telepon, guru juga dapat memuaskan kebutuhan Anda sehingga disebut barang juga, tetapi lebih lazim disebut jasa.
Dalam kehidupan sehari-hari barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan jumlahnya terbatas, sehingga untuk memperolehnya kita harus mengeluarkan pengorbanan (waktu, biaya atau tenaga). Barang yang demikian ini disebut barang ekonomi.
Selain itu ada barang yang jumlahnya melimpah seperti sinar matahari di daerah tropis, udara bersih di daerah pegunungan. Barang-barang ini untuk memperolehnya tanpa pengorbanan, sehingga disebut barang bebas. Barang-barang bebas tidak dipersoalkan dalam ilmu ekonomi.
5. Kegunaan Benda
Untuk lebih memahami bagaimana barang dan jasa dapat memenuhi kebutuhan manusia, marilah kita kelompokkan barang/jasa tersebut menurut kegunaan, hubungannya dengan benda lain dan prosesnya.
a. Menurut kegunaannya, benda dibedakan sebagai benda konsumsi, yaitu benda yang dapat langsung digunakan memenuhi kebutuhan, contoh untuk ini adalah makanan, pakaian, buah-buahan, dsb., dan benda produksi, atau disebut juga barang modal. benda ini dapat digunakan untuk memproduksi benda lain, termasuk benda produksi ini adalah peralatan, dan mesin-mesin.
b. Benda menurut hubungannya dengan benda lain dapat ditinjau sebagai benda komplementer dan benda substitusi.
Benda komplementer adalah benda yang dalam penggunaannya harus bersama-sama dengan benda lain. Coba Anda pikirkan, benda apa itu? Misalnya: kopi dengan gula, sepatu dengan talinya, minyak dan kompor, bensin dengan kendaraan, dsb.
Benda substitusi, benda ini dalam penggunaannya dapat saling menggantikan, misalnya jagung dapat menggantikan beras, margarine dengan mentega, jasa bus dapat menggantikan kereta api.
c.Benda menurut proses pembuatannya. Selain pembagian guna benda tadi, dapat juga

kegunaan benda dilihat dari proses pembuatannya. Untuk ini benda dapat dilihat Benda menurut proses sebagai bahan baku seperti: hasil hutan, hasil pembuatannya: pertanian, atau barang tambang. Sebagai barang setengah jadi, misalnya: barang untuk industri kecil, kulit untuk sepatu, kopra untuk minyak goreng, dsb.-Barang jadi Dan barang jadi, seperti: meja, kursi, sepeda, kemeja, dsb.
Mengapa benda itu berguna? Tentunya Anda bisa menjawab. Ya! Benda itu berguna
karena benda itu bermanfaat dapat memenuhi kebutuhan manusia. Hanya saja benda yang disediakan harus diolah lebih dahulu sehingga siap memenuhi kebutuhan manusia.
Contohnya: minyak bumi, bijih besi, karet. Minyak bumi dan apa yang terdapat di muka bumi dan terkandung di dalam bumi semuanya masih memerlukan pengelolaan agar lebih berguna. Gejala ini mengisyaratkan kepada kita akan perlunya peningkatan kegunaan benda.
Marilah kita amati macam-macam kegunaan benda tersebut.
a. Guna dasar (Elementary Utility), adalah kegunaan benda karena benda merupakan bahan untuk membuat benda lain.
b. Guna bentuk (Form Utility), kegunaan benda yang terjadi karena adanya perubahan bentuk pada benda tersebut.
c. Guna tempat (Place Utility), kegunaan benda terjadi karena benda tersebut dipindahkan ke tempat yang lebih membutuhkan. untuk kegiatan ini peranan transportasi sangat penting.
d. Guna milik (Possesion Utility), kegunaan benda ini terjadi setelah seseorang memiliki benda tersebut, misalnya
6. Kelangkaan Alat Pemuas Kebutuhan
Penciptaan dan pengolahan benda hingga menjadi lebih berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia memerlukan usaha atau produksi, dengan mencurahkan bahanbahan dasar, tenaga, pikiran, waktu, peralatan, uang dan keahlian yang kesemuanya disebut sumber daya produksi.
  1. Sumber alam
    adalah benda dan kekuatan yang tersedia di alam semesta, yang secara langsung atau tidak langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, misalnya: tanah, air, sinar matahari, barang-barang galian, dsb.
  2. Sumber daya manusia
    sumber daya manusia ini meliputi tenaga jasmani dan rohani yang diperlukan untuk mengambil dan mengolah sumber alam, hingga menjadi benda yang lebih berguna.
  3. Sumber daya modal
    adalah barang-barang (sarana) yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang lain, misalnya: uang, bahan mentah, mesin, perkakas, dsb.
  4. Wira usaha
    adalah sumber daya manusia yang menyatukan ketiga sumber daya (alam, tenaga kerja, dan modal) dan bertanggung jawab atas kelancaran usaha produksi.
Sumber daya produksi tadi sifatnya terbatas, sedangkan kebutuhan manusia tidak terbatas. Kenyataan ini terbukti dari sulitnya manusia memperoleh sumber alam, tenaga kerja, modal maupun wira usaha.
Seseorang baru dapat memperoleh sumber daya tadi setelah seseorang tersebut mengeluarkan berbagai pengorbanan. Namun demikian ternyata masih ada juga yang tidak mampu memperolehnya, apakah karena memang sudah habis, jumlahnya sedikit atau mereka tidak mampu mengeluarkan pengorbanan yang disyaratkan. Keadaan benda pemuas yang terbatas inilah yang disebut dengan kelangkaan.
Tahukah Anda apa yang menyebabkan benda pemuas kebutuhan itu langka? Kelangkaan benda pemuas kebutuhan itu terjadi karena beberapa sebab:
  1. Terbatasnya persediaan sumber alam.
  2. Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah alam.
  3. Keserakahan manusia dengan akibat berkurangnya benda pemuas kebutuhan, atau menjadi cepat rusaknya benda, misalnya: penebangan hutan liar.
  4. Meningkatnya kebutuhan manusia yang lebih cepat dari kemampuan manusia untuk menghasilkan atau belum ditemukannya sumber-sumber baru.
Kelangkaan itu dialami setiap orang, setiap bangsa dan oleh setiap negara. Meskipun situasi dan kondisinya berbeda-beda, namun pokok masalahnya sama.
7. Masalah Pokok Ekonomi
Pokok masalah ekonomi ada tiga, yaitu: produksi, konsumsi dan distribusi.
  • Produksi, menyangkut masalah usaha atau kegiatan mencipta atau menambah kegunaan suatu benda.
  • Konsumsi, menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi kegunaan suatu benda.
  • Distribusi, menyangkut kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.
Pokok masalah tadi selanjutnya diperluas oleh aliran ekonomi modern, yaitu apa dan berapa, bagaimana, dan untuk siapa barang diproduksi.
-Apa dan siapa.
Masalah ini menyangkut persoalan jenis dan jumlah barang/jasa yang perlu diproduksi agar sesuai kebutuhan masyarakat: apakah bahan makanan yang dipilih? - apakah pakaian, tempat tinggal atau jasa lain? - serta berapa banyak barang tersebut diproduksi?
-Bagaimana.
Setelah jenis dan jumlah produksi dipilih, persoalan yang harus dipecahkan adalah: bagaimana barang berapa tersebut diproduksi? - siapa yang memproduksi?
-Bagaimana sumber daya apa yang digunakan? - teknologi apa
-Untuk siapa.
Setelah pemecahan persoalan bagaimana memproduksi lebih lanjut adalah: untuk siapa (for whom) barang yang akan diproduksi? - siapa yang harus menikmati?
Menghadapi masalah pokok ekonomi tersebut, bagaimana kita memecahkan pokok persoalan itu?
Secara garis besar, kita mengenal empat sistem ekonomi yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan situasi kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan. Keempat sistem ekonomi tersebut adalah sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi terpusat, sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi campuran.
-Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi ini merupakan sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama untuk kepentingan bersama (demokratis), sesuai dengan tata cara yang biasa ditempuh oleh nenek moyang sebelumnya.
Dalam sistem ini segala barang dan jasa yang diperlukan, dipenuhi sendiri oleh masyarakat itu sendiri. Tentunya Anda akan bertanya apa tugas pemerintah dalam sistem ekonomi tradisional ini?
Dalam sistem ekonomi tradisional, tugas pemerintah hanya terbatas memberikan perlindungan dalam bentuk pertahanan, dan menjaga ketertiban umum. Dengan kata lain kegiatan ekonomi yaitu masalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi semuanya diatur oleh masyarakat.
Pada umumnya, sistem perekonomian ini berlaku pada negara-negara yang belum maju, dan mulai ditinggalkan.
-Sistem Ekonomi Terpusat
Pada sistem ekonomi ini, pemerintah bertindak sangat aktif, segala kebutuhan hidup termasuk keamanan dan pertahanan direncanakan oleh pemerintah secara terpusat. Pelaksanaan dilakukan oleh daerah-daerah di bawah satu komando dari pusat.
Dengan demikian, masalah apa dan berapa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi, semuanya diatur oleh pemerintah secara terpusat. Kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi dibatasi sehingga inisiatif perorangan tidak dapat berkembang.
Pada umumnya sistem ekonomi terpusat ini diterapkan pada negara-negara yang menganut paham komunis. Namun karena kurang sesuai dengan aspirasi rakyat, akhir-akhir ini sudah ditinggalkan.
-Sistem Ekonomi Pasar
Pada sistem ekonomi pasar, kehidupan ekonomi diharapkan dapat berjalan bebas sesuai dengan mekanisme proses.
Siapa saja bebas memproduksi barang dan jasa, sehingga mendorong masyarakat untuk bekerja lebih giat dan efisien. Dengan demikian bagi produsen memungkinkan memperoleh laba sebesar-besarnya. Jika barang atau jasa dapat dipasarkan, pada akhirnya produsen akan menyesuaikan dengan keinginan dan daya beli konsumen.
Salah satu ciri sistem ekonomi pasar adalah berlakunya persaingan secara bebas. Akibatnya yang kuat bertambah kuat, sedang yang lemah semakin terdesak tidak berdaya. Untuk mengatasi keadaan itu pemerintah ikut campur tangan melalui peraturan perundang-undangan yang dianggap perlu, sehingga terbentuk sistem ekonomi pasar yang terkendali, bukan ekonomi bebas lagi.
-Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran pada umumnya ditetapkan pada negara-negara berkembang. Dalam sistem ini sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui. Hal ini berarti di samping sektor swasta, terdapat pula badan perencana negara yang merencanakan arah dan perkembangan ekonomi.
Sistem ekonomi campuran ini dasarnya merupakan perpaduan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar.
 

Kebutuhan dan Sumber Daya

Standar Kompetensi : 4. Memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat
1. Mendeskripsikan hubungan antara kelangkaan sumber daya dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas
a. Mendeskripsikan arti kelangkaan dan faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan
Kelangkaan : Suatu keadaan ketika kita tidak mampu mendapatkan semua barang dan jasa yang kita butuhkan.
faktor-faktor penyebab terjadinya kelangkaan :
 Kebutuhan manusia tidak terbatas
 Sumberdaya yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa terbatas
b. Mengidentifikasi usaha-usaha manusia dalam mengatasi kelangkaan memanfaatkan sumber daya yang langka untuk berbagai alternatif dalam memenuhi kebutuhan
c. Mengidentifikasi arti dan jenis kebutuhan
Perbedaan keinginan dan kebutuhan
Keinginan : Barang atau jasa yang kita inginkan, jika tidak dapat kita penuhi tidak apa-apa
Kebutuhan : Segala sesuatu yang diperlukan manusia dan harus dipenuhi agar dapat hidup layak
Jenis Kebutuhan :
1. berdasarkan intensitas/tingkat kepentingan :
a. kebutuhan primer
adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi agar dapat hidup layak
contoh : makan, minum, pakaian, perumahan, pendidikan
b. kebutuhan sekunder
adalah kebutuhan tambahan atau pelengkap yang pemuasannya dapat ditunda
contoh : meja, kursi, radio, kipas angin.
c. kebutuhan tersier
adalah kebutuhan yang hanya bisa dipenuhi dengan mengonsumsi barang mewah atau luks
contoh : mobil, intan berlian, villa
2. berdasarkan waktu pemenuhannya :
a. kebutuhan sekarang
adalah kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini juga atau kebutuhan yang sangat mendesak dan pemenuhannya tidak dapat ditunda
contoh : obat bagi orang yang sakit, payung ketika hujan
b. kebutuhan yang akan datang
adalah kebutuhan yang pemuasannya tidak harus dilakukan sekarang dan dapat ditunda untuk masa yang akan datang
contoh : rekreasi ke Bali, sepeda motor bagi siswa SMP
3. berdasarkan sifatnya :
a. kebutuhan jasmani
adalah kebutuhan yang perlu dipenuhi agar jasmani manusia dapat berfungsi dengan baik (berhubungan dengan kesehatan dan penampilan fisik (badan)
contoh : makan yang bergizi, minyak wangi, pakaian yang rapi.
b. kebutuhan rohani
kebutuhan yang perlu dipenuhi agar rohani atau mental manusia dapat berfungsi dengan baik (berhubungan dengan penyegaran intelektual/ pengetahuan, mental/kejiwaan dan moral)
contoh : rekreasi, belajar agama, kursus komputer
4. berdasarkan Subjek/penggunanya :
a. kebutuhan individu/pribadi
adalah kebutuhan yang berhubungan dengan selera atau pilihan masing-masing orang
contoh : Sari membutuhkan baju baru, Rohmadi membutuhkan celana baru.
b. kebutuhan sosial
adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kehidupan bersama, mulai dari keluarga hingga masyarakat
contoh : listrik, jalan raya, jembatan
d. Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kebutuhan manusia beraneka ragam :
1. keadaan alam
2. peradaban atau kebudayaan
3. agama dan adat istiadat
4. latar belakang seseorang
5. lingkungan tempat tinggal
6. tingkat atau kemajuan dalam kehidupan manusia
e. Menjelaskan pengertian skala prioritas dan menyusun skala prioritas kebutuhan manusia pada umumnya
Skala Prioritas adalah daftar urutan kebutuhan manusia dari yang paling penting dan harus dipenuhi terlebih dahulu
f. Mengidentifikasi arti alat pemenuhan kebutuhan dan mengidentifikasi arti macam-macam alat pemenuhan kebutuhan
Sumber daya : barang atau jasa yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
Macam-macam alat pemenuhan kebutuhan :
1. berdasarkan kelangkaannya
a. benda bebas
adalah benda yang jumlahnya berlimpah dan untuk mendapatkannya tidak memerlukan pengorbanan. Contoh : udara di alam bebas, air di sungai
b. benda ekonomi
benda yang jumlahnya terbatas dan untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan. Contoh : buku tulis, pasir di toko material
c. benda illith
benda yang jumlahnya terlalu banyak dan tidak terkendali dan akhirnya merugikan kehidupan manusia. Contoh : api pada saat kebakaran, air banjir
2. berdarkan tujuan penggunaan
a. benda produksi
adalah benda yang dihasilkan tidak untuk langsung memenuhi kebutuhan manusia melainkan untuk menghasilkan benda lain. Contoh : traktor, mesin cetak.
b. benda konsumsi
adalah benda yang siap pakai/langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh : buku pelajaran, pakaian
3. berdasarkan fungsi dalam bentuk pemakaian / hubungan dengan benda lain
a. benda substitusi/pengganti
adalah benda yang dapat menggantikan fungsi benda lainnya. Contoh : beras dengan jagung atau sagu, daging sapi dengan daging ayam
b. benda komplementer/pelengkap
adalah benda yang dalam penggunaannya dapat saling melengkapi satu sama lain. Contoh : nasi dengan lauk pauk, gula pasir dengan kopi
4. berdasarkan kesiapan penggunaan/proses produksi
a. bahan mentah
adalah bahan yang masih perlu diolah lebih lanjut agar dapat degunkan untuk memenuhi kebutuhan manusia/ barang yang belum siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh : beras, kapas, kayu gelondongan.
b. barang setengah jadi
adalah barang hasil olahan yang menjadi bahan untuk membuat barang siap pakai. Contoh : benang bagi perusahaan tekstil, kayu gergajian bagi perusahaan mebel
c. barang jadi
adalah barang yang yang sudah mengalami proses produksi secara tuntas dan siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh : baju, buku, kue donat, pulpen.
 

Sektor Utama Pelaku Formal Perekonomian Indonesia


Demokrasi ekonomi memberikan kesempatan kepada setiap orang atau lembaga untuk berperan serta dalam membangun perekonomian. Sesuai dengan amanat pasal 33 UUD 1945 bahwa pembangunan ekonomi nasional kita dilakukan oleh tiga pelaku ekonomi, yaitu negara (BUMN), badan usaha milik swasta (BUMS) dan koperasi.

Ketiga pelaku ekonomi tersebut dikenal dengan Tiga Pilar Perekonomian Indonesia. Dengan demikian, pembangunan ekonomi negara kita benar-benar bertumpu kepada ketiga pelaku ekonomi tersebut dan dalam prosesnya setiap pelaku memiliki peranan yang berbeda.

A. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

BUMN yaitu badan usaha yang didirikan oleh pemerintah, yang mana modal dan kepemilikannya oleh pemerintah atau negara dimana sepenuhnya dikuasai oleh negara atau pemerintah. Jadi, BUMN adalah badan ysaha yng seluruh modalnya dimiliki negara. BUMN biasanya mempunyai hak monopoli dan kegiatannya lebih banyak untuk melayani kepentingan umum.

BUMN dapat mempunyai satu atau lebih perusahaan. BUMN dpimpin oleh direksi, dan direksi tersebut bertanggung jawab kepada menteri yang membawahi perusahaan tersebut.

Beberapara ciri BUMN sebagai berikut :

a.  Modal seluruhnya atau sebagian besar milik pemerintah
b.  Pemerintah menguasai semua kegiatan usaha
c.  Pemerintah mempunyai wewenang dalam menetapkan kebijakan dalam
     badan usaha.
d.  Pemegang hak atas segala kekayaan usaha ada di tangan pemerintah
e. Pengawasan terhadap badan usaha dilakukan oleh alat perlengkapan pemerintah yang berwenang
f.   Segala hak, kewajiban, dan tanggung jawab ada di tangan pemerintah.



BUMN memiliki beberapa peran, antara lain :

a. Sebagai sumber keuangan atau pendapatan negara
b. Melayani kepentingan umum
c. Membantu menciptakan lapangan pekerjaan
d. Mencegah terjadinya monopoli
e. Mencegah agar cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dikuasai
    swasta.
f. Sarana pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat
g. Salah satu pelaku ekonomi untuk dapat mewujudkan stabilitas
    perekonomian.
h. Melaksanakan amanat pasal 33 UUD ’45
i.  Melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat
j.  Melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang tidak diminati oleh pihak
    swasta dan koperasi

Tujuan BUMN :

a. Menyelenggarakan kepentingan umum dan pelayanan jasa kepada
    masyarakat
b. Memupuk pendapatan sebagai salah satu sumber penerimaan negara
c. Mencegah terjadinya monopoli oleh swasta
d. Memperluas lapangan kerja.

Sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak selalu dikuasai oleh negara karena di dalam UUD ’45 pasal 33 ayat 2, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Jadi, negara berperan penting adalam perekonomian bangsa.

Berdasarkan pasal tersebut maka terbentuklah perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh negara. Perusahaan tersebut ada yang memberikan keuntungan yang cukup besar bagi negara namun adapula yang merugi sehingga memerlukan subsidi dari negara karena dibutuhkan oleh banyak orang.





Di bawah ini adalah contoh BUMN dan lapangan usaha yang dikelolanya:
No
BUMN
Lapangan usah yang dikelola
1
PT Telkom
Telekomunikasi
2
PT Indosat
Telekomunikasi
3
PT Krakatau Steel
Industri Besi dan Baja
4
PT Tambang Timah
Industri Timah
5
PT Jasa Marga
Pengelola jalan tol
6
PT PLN (Persero)
Pengadaan Listrik
7
PT Garuda Indonesia
Angkatan Udara
8
PT PJKA
Angkutan Kereta Api
9
PT Bank Indonesia
Perbankan
10
PT Pertamina
Industri Minyak Bumi

Kebaikan BUMN
a. Organisasi BUMN disusun secara mantap
b. Memiliki kekuatan hukum yang kuat
c. Permodalan yang pasti yang dialokasikan dari dana pemerintah
d. Mengutamakan pelayanan umum

Keburukan BUMN
a. Organisasi sangat kaku dan sangat birokrasi
b. Pengambilan kebijakan sangat lambat karena di bawah komando atasan
c. BUMN banyak yang rugi

B. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodal oleh swasta atau perorangan. Jadi, BUMS yaitu badan usaha yang didirikan oleh swasta, modal sepenuhnya milik swasta baik perorangan ataupun golongan. BUMS didirikan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

BUMS mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

a. Semua keuntungan dan kerugian menjadi tanggung jawab pemilik
b. Maju mundurnya suatu usaha bergantung kepada kepandaian pemilik
c. Modal sepenuhnya berasal dari swasta


BUMS memiliki beberapa peran, antara lain :
a. Membantu pemerintah dalam mengelola dan mengusahakan kegiatan
    produksi, konsumsi, dan distribusi
b. Membantu pemerintah dalam meningkatkan pendapatan negara
c. Membantu pemerintah dalam usaha meningkatkan devisa non migas
d. Mitra pemerintah dalam rangka mengelola sumber daya alam dan sumber
    daya lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
e. menyediakan kesempatan kerja untuk meningkatkan taraf hidup dan
    kesejahteraan
f. Memberikan pelayanan dengan menyediakan barang atau jasa yang
   dibutuhkan masyarakat dan negara
g. Sebagai lembaga yang turut membantu pemerintah dalam mengurangi
   pengangguran.

Kebaikan BUMS
1. Secara Ekonomis
a. Meningkatkan pendapatan dan devisa negara
b. Menambah lapangan kerja
c. Mempermudah kegiatan ekspor dan impor
2. Nonekonomis
a. Meningkatkan standar keahlian dan ahli teknologi
b. Merangsang sistem pendidikan dan latihan kerja

Keburukan BUMS
1. Secara Ekonomis
a. Berkurangnya pendapatan negara karena keringanan pajak
b. Berkurangnya devisa negara karena keringanan bea masuk
c. Mengalirnya devisa ke luar negri
2. Nonekonomis
a. Menimbulkan ketegangan karena persaingan yang tidak sehat
b. Adanya kemungkinan penyalahgunaan potensi sumber daya dan wewenang

C. Koperasi

Koperasi merupakan perkumpulan orang-orang yang bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Jadi, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya sesuai prinsip koperasi yang berazaskan kekeluargaan.
Menurut UU no. 25 tahun 1992, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Perangkat Organisasi Koperasi

Rapat Anggota

Rapat Anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi, dilaksanakan paling sedikit sekali dalam setahun dan minimal dihadiri oleh setengah ditambah satu orang dari jumlah anggota.

Hal-hal yang ditetapkan oleh rapat anggota :
1.     Anggaran dasar
2.     Kebijakan umum di bidang organisasi, manajemen, dan usaha koperasi
3.     Pemilihan, pengangkatan, dan pemeberhentian pengurus dan badan pengawas
4.     Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, serta pengesahan laporan keuangan
5.     Pengesahan pertanggung jawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya.
6.     Pembagian sisa hasil usaha
7.     Penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran koperasi

Pengurus

Pengurus yaitu orang-orang yang bertugas mengelola koperasi, dipilih oleh anggota dan masa jabatannya maksimal 5 tahun. Jadi, roda kegiatan koperasi ditangan pengurus.

Beberapa poin tugas pengurus :
1.     Mengelola koperasi dan usahanya
2.     Mengajukan rencana kerja dan rancangan anggaran pendapatan dan belanja (RAPB) koperasi
3.     Menyelenggarakan rapat anggota
4.     Mengajukan laporan keuangan dan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas
5.     Menyelengaraka pembukuan keuangan dan inventaris secara tertib

Beberapa wewenang pengurus :
1.     Mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan
2.     Memutuskan penerimaan, menolak dan memberhentikan anggota sesuai dengan ketentuan dalam anggaran dasar
3.     Melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi sesuai dengan tanggung jawabnya dan keputusan rapat anggota




Badan Pengawas

Badan pengawas adalah istilah pengganti dari badan pemeriksa, yang dipilih oleh anggota dalam rapat anggota. Badan pengawas bertanggung jawab pada rapat anggota.

Beberapa tugas badan pengawas :
1.     melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi.
2.     Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan.

Selanjutnya, badan pengawas berwenang untuk meneliti segala catatan yang ada pada koperasi dan mendapatkan segala keterangan yang diperlukan, tanpa memberitahu pihak ketiga.

Beberapa Jenis Koperasi :


Menurut usaha pokoknya
a. Koperasi konsumsi
b. Koperasi produksi
c. Koperasi Kredit

Menurut lapangan usahanya
a. Pertanian
b. Peternakan
c. Angkutan
d. Industri, dan sebagainya

Menurut lapangan kerjanya
a. Multi purpose
b. Single purpose

Menurut Fungsionalnya
a. Korpri
b. Koperasi Pensiunan
c. Koperasi Karyawan   


Berdasarkan keanggotaan
a.      Koperasi primer
b.     Koperasi sekunder
1.     Koperasi pusat
2.     Gabungan koperasi
3.     Induk koperasi


Modal Koperasi :

1. Modal sendiri
a. Simpanan pokok
b. Simpanan wajib
c. Dana cadangan
d. Hibah

2. Modal pinjaman
a. Simpanan sukarela
b. Koperasi lain
c. Bank atau lembaga keuangan lain
d. Penerbitan Obligasi
e. Sumber lain yang sah

Prinsip Koperasi
a.      Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
b.     Pengelolaan dilakukan secara demokratis
c.      Pembagian SHU secara adil berdasarkan jasa anggota
d.     Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal
e.      Kemandirian

Landasan Koperasi
a.      Landasan idiil ( Pancasila )
b.     Landasan strukturil ( UUD 1945 )
c.      Landasan operasionil ( UU pasal 33 ayat 1 )
d.     Landasan mental ( setiakawan dan kesadaran pribadi )




Wewenang Pembubaran Koperasi
a.      Keputusan Rapat Anggota
b.     Pemerintah
c.      Koperasi bertentangan dengan UU yang berlaku
d.     Kegiatannya bertentangan dengan ketertiban umum
e.      Kelangsungan hidupnya tidak dapat diharapkan lagi

Fungsi Koperasi
a.      Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat
b.     Alat pendemokrasian ekonomi nasional
c.      Salah satu ’urat nadi’ perekonomian bangsa Indonesia
d.     Alat pembina insan masyarakat untuk memperkokoh kedudukan ekonomi bangsa serta bersatu dalam mengatur tata laksana perekonomian rakyat.

Sejarah Singkat Koperasi
a.      Koperasi yang pertama kali berdiri bernama Hulp en Spaarbank, didirikan pada tahun 1896 oleh R. Aria Wiriaatmaja ( Patih Purwokerto ) dibantu oleh E. Sieburgh ( Asisten Residen Purwokerto ) bertujuan untuk menolong para priyayi (pegawai) dari cengkraman lintah darat
b.     Tahun 1930 didirikan Jawatan Koperasi
c.      Di zaman Jepang dibentuk Kumiai yang ternyata disalahgunakan untuk mengumpulkan hasil-hasil pertanian rakyat untuk keperluan Jepang.
d.     Tanggal 12 Juli 1947 diselenggarakan Kongres Koperasi I di Tasikmalaya yang menghasilkan tanggal 12 Juli sebagai hari koperasi, asas koperasi ditetapkan gotongroyong dan kekeluargaan.
e.      Tanggal 18 Desember 1967 keluar UU no 12 tentang Pokok-pokok Koperasi
f.       Tahun 1953 bdiadakan Kongres ke 2 dan ditetapkan M. Hatta sebagai Bapak Koperasi.
g.      Tanggal 21 Oktober 1992 keluar UU no 25 tentang perkoperasian

Peran Koperasi
a.      Alat pemerintah dalam memperkokoh perekonomian Nasional
b.     Membangun dan mengembangkan potensi ekonomi anggota
c.      Meningkatkan kualitas hidup anggota
d.     Partner pemerintah
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BAHAN AJAR GURU - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger